Next Post

Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Ternate

8f0e49cc-ce71-48ba-9159-ad7cd8708b9a

Ternate – istanafm.com. Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri Satgaswil Maluku Utara menangkap seorang pria berinisial MW, 42 tahun, yang diduga terafiliasi dengan jaringan tindak pidana terorisme di Kota Ternate, Maluku Utara.

Penangkapan MW merupakan bagian dari penyelidikan Densus 88 terhadap dugaan penyebaran paham radikalisme dan aktivitas jaringan terorisme di Maluku Utara.

“Benar ada satu orang yang kami amankan di Kota Ternate,” kata anggota Densus 88 Antiteror Polri Satgaswil Maluku Utara yang meminta identitasnya tidak disebutkan, Senin, 5 Oktober 2026.

Menurut dia, MW diduga memiliki keterkaitan dengan jaringan terorisme. Setelah ditangkap di Ternate, MW dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan dan pendalaman oleh penyidik Densus 88.

Namun, polisi belum mengungkap lokasi penangkapan maupun rincian mengenai peran MW dalam jaringan tersebut.

Pengungkapan kasus ini merupakan bagian dari operasi penegakan hukum yang dilakukan Densus 88 secara serentak di enam provinsi. Selain Maluku Utara, penangkapan dilakukan di Jawa Barat, Jawa Tengah, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, dan Riau.

Juru Bicara Densus 88 Antiteror Polri Komisaris Besar Mayndra Eka Wardhana mengatakan polisi menangkap 12 orang yang diduga berkaitan dengan jaringan terorisme dalam operasi tersebut.

“Para tersangka diduga memiliki keterkaitan dengan jaringan yang terafiliasi paham Daulah Islamiyah serta jaringan terorisme lainnya,” kata Mayndra kepada wartawan, Ahad, 4 Oktober 2026.

Sebanyak 12 orang yang ditangkap berinisial HN, 43 tahun; SM alias NM, 52 tahun; HA, 45 tahun; YDKAP, 22 tahun; Y, 36 tahun; S, 49 tahun; A, 32 tahun; CG, 29 tahun; J, 36 tahun; MF, 37 tahun; AF, 26 tahun; dan MW, 42 tahun.

Dalam penyelidikan, Densus 88 juga menemukan dugaan kegiatan pelatihan yang dilakukan para tersangka. Kegiatan tersebut antara lain berupa latihan fisik dan latihan menembak.

Mayndra mengatakan penyidikan terhadap 12 tersangka masih berlangsung. Penyidik masih mendalami barang bukti yang ditemukan serta hubungan para tersangka dengan individu atau jaringan terorisme lainnya. (Rifal)

istanafm

Related posts

Newsletter

Jangan sampai ketinggalan informasi! Masukkan email Anda dan dapatkan update atas setiap berita terbaru di Istana FM!

ban11