Next Post
[aioseo_breadcrumbs]

Hiri Butuh Air dan Pelabuhan

Diharapkan Bisa Diakomodir di Tahun 2023

Istanafm-Ternate. Sejumlah kegiatan telah diusulkan oleh Camat Pulau Hiri, Irwan Bakar untuk direalisasikan pada tahun 2023 ini. Kegiatan yang diusulkan itu sesuai dengan hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) tahun 2022.

Usulan yang paling urgen atau yang paling dibutuhkan oleh masyarakat Hiri adalah percepatan pembangunan Pelabuhan Penyeberangan Hiri-Sulamadaha yang ada Kelurahan Sulamadaha dan Air bersih.

“Usulan yang saya ingat itu adalah, percepatan pelabuhan Hiri, Talud, saluran, pemberdayaan pertanian, kesehatan, dan air bersih. Itu semua sudah diusulkan sesuai hasil Musrenbang tahun 2022. Tinggal direalisasikan Tahun 2023,” kata Irwan Bakar, di kantor Wali Kota Ternate baru-baru ini. Menurutnya, progres kegiatan fisik di Tahun 2022, seperti Talud [penahan ombak dan Jalan lingkar Kelurahan Faudu sudah dikerjakan oleh Dinas PUPR Kota Ternate.

“Kemudian progres pembuatan talud di beberapa Kelurahan juga sudah jalan. Kemudian pekerjaan jalan di lingkungan Kelurahan Faudu sudah selesai. Untuk Puskesmas Kecamatan Pulau Hiri sebagiannya.

Untuk kegiatan yang belum terjawab, harapan irwan bisa diakomodir dalam tahun 2023 ini sebagaiman usulan dalam Musrenbang tingkat Kelurahan hingga Kecamatan.

“Nanti kita lihat lagi, mana yang belum terjawab di tahun 2022, kemungkinan besar di tahun 2023 ini kita bisa dapat lagi sesuai dengan yang sudah kita usulkan,” tuturnya.

Selain itu Irwan mengungkapkan, tahun ini pemerinta akan memberikan bantuan berupa jambatan kepada beberapa keluarga di Kelurahan Tafraka yang sejauh ini belum menikmati sanitasi yang memadai. “Ada beberapa Keluarga di Kelurahan Tafraka akan dapat bantuan pembuatan jambatan,” ujurnya.

Menurut Irwan, sesuai dengan catatan dari Kecamatan, ada dua Kelurahan yang paling bermasalah dengan air bersih. Yakni Kelurahan Mado dan Togolobe.

“Hari ini kan tidak ada air bersih, cuman menggunakan tampungan air unutuk kebutuhan sahari-hari, kurang lebih dua Kelurahan yang paling bermasalah air bersih. Di Kelurahan Mado belum ada instalasi (pipa). Kemudian di Kelurahan Togolobe sudah ada instalasi cuman proses air-nya belum jalan. Mungkin di 2023 ada perhatian, di harapkan seperti itu,” katanya.

Kemudian untuk pelabuhan penyeberangan Hiri-Sulamadaha lanjut Irwan, adalah yang paling ditunggu Penyelesaiannya.

“Banyak masyarakat yang menyuarakan soal progres pelabuhan Hiri, karena itu merupakan akses antara Pulau Hiri dengan Ternate. Tapi yang saya tahu, Pemerintah juga sudah anggarkan sekitar Rp 2 miliar lebih di tahun 2023 ini untuk penyelesaian pekerjaan itu,” tandas Irwan. (cr-01yun)

Avatar

Mario

Related posts

Newsletter

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.

ban11