Next Post

NPCI Maluku Utara Jaring Talenta Atlet Disabilitas untuk Regenerasi

8a73d755-4e1a-4ca8-8f8a-fed2f7b9acdd

Ternate — istanafm.com. National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Provinsi Maluku Utara mulai menjaring calon atlet disabilitas melalui kegiatan Talent Scouting 2026. Dari target 72 peserta, sebanyak 40 calon atlet mengikuti kegiatan yang dibuka di Aula Raudah Asrama Haji Ngade, Ternate, Rabu, 16 September 2026.

Kegiatan tersebut dibuka Gubernur Maluku Utara yang diwakili Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Nurlela Muhammad. Hadir dalam kegiatan itu perwakilan NPCI Pusat, Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Maluku Utara, Dinas Sosial Kota Ternate, pengurus NPCI Maluku Utara dan kabupaten/kota, pelatih, pendamping, kepala sekolah, serta peserta.

Ketua NPCI Maluku Utara, Soleman Laure, mengatakan talent scouting bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan upaya menjaring atlet berbakat untuk dipersiapkan mewakili daerah dan Indonesia. Namun, sebagian peserta tidak dapat hadir karena terkendala cuaca dan gelombang laut di sejumlah kabupaten dan kota.

Soleman mengatakan pembinaan atlet disabilitas di Maluku Utara masih menghadapi keterbatasan sarana dan peralatan. Selama ini, pembinaan lebih banyak mengandalkan kondisi alam dan semangat kebersamaan. Meski demikian, atlet Maluku Utara pernah meraih dua medali perunggu pada Peparnas 2003.

Ia berharap pembangunan sarana olahraga di Maluku Utara ke depan memperhatikan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas. Menurut dia, fasilitas yang ramah disabilitas diperlukan untuk mendukung proses pembinaan atlet secara berkelanjutan.

Perwakilan NPCI Pusat, Satriawan Sulaksono, mengatakan program talent scouting merupakan inisiatif Ketua Umum NPCI Indonesia Senny Marbun bersama Reda Manthovani selaku Chef de Mission Paralimpik Paris 2024. Program tersebut dibuat untuk mempercepat regenerasi atlet setelah banyak atlet elite nasional berusia di atas 30 tahun.

Menurut Satriawan, regenerasi atlet disabilitas Indonesia masih berjalan lambat dibandingkan sejumlah negara seperti Tiongkok, India, dan Thailand. Karena itu, pencarian atlet muda dilakukan di berbagai daerah untuk menemukan talenta yang dapat dikembangkan melalui pembinaan jangka panjang.

Maluku Utara menjadi provinsi ke-21 dalam rangkaian talent scouting yang telah menjaring lebih dari 2.700 calon atlet secara nasional. Atlet yang menunjukkan potensi akan mendapat kesempatan mengikuti pembinaan di Pelatnas NPCI Karanganyar, Jawa Tengah, yang memiliki fasilitas olahraga berstandar internasional. NPCI menargetkan atlet Maluku Utara dapat menyumbangkan medali emas pada Peparnas 2028.

Dalam sambutan Gubernur Maluku Utara yang dibacakan Nurlela Muhammad, pemerintah provinsi menyatakan komitmennya mendukung pembinaan olahraga disabilitas. Pemerintah berharap kegiatan tersebut menghasilkan atlet potensial yang dapat berprestasi di tingkat nasional hingga internasional.

Pembukaan Talent Scouting NPCI Maluku Utara 2026 turut dirangkai dengan pemutaran video profil dan penampilan lagu oleh Jessica Afarius, siswi SLB Negeri Kabupaten Pulau Morotai. Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama. (Rifal)

ISTANA FM

ISTANA FM

Related posts

Newsletter

Jangan sampai ketinggalan informasi! Masukkan email Anda dan dapatkan update atas setiap berita terbaru di Istana FM!

ban11