Next Post
[aioseo_breadcrumbs]

Jangan Anggap Sepele Lendir Berlebih di Paru-Paru, Ini Bahayanya

Istanafm.com – Dalam kondisi normal, keberadaan lendir sebenarnya berfungsi untuk menangkap dan menjebak iritan atau patogen yang bisa membahayakan tubuh. Pertanyaannya, apakah lendir berlebih di paru-paru berbahaya untuk kesehatan?

Pada dasarnya, produksi lendir berlebih membuat seseorang berisiko mengalami sejumlah masalah kesehatan. Namun, pada kebanyakan kasus, lendir di paru-paru tak berisiko membahayakan nyawa.

Hanya saja, jika dibiarkan begitu saja, kondisi tersebut bisa menyebabkan masalah serius seperti bronkitis, pneumonia, atau penyakit paru obstruktif kronis (PPOK).

Produksi lendir yang berlebih sendiri umumnya disebabkan oleh pola hidup yang tak sehat. Kebiasaan merokok dan paparan polusi merupakan penyebab utama dari kebanyakan kasus.

Akibatnya, muncul gejala-gejala yang mengkhawatirkan seperti sesak napas, dada terasa berat, dan batuk yang tak kunjung hilang.

Lebih dari itu, mengutip laman American Lung Association, lendir yang menumpuk di saluran pernapasan juga dapat meningkatkan risiko infeksi dan merusak paru-paru.

Jadi, apakah lendir di paru-paru berbahaya untuk kesehatan? Jawabannya bisa berbahaya jika dibiarkan begitu saja.

Misalnya, hidup dengan PPOK akan membuat Ada mengalami kelebihan cairan atau lendir yang lengket di paru-paru.

“Banyak orang yang hidup dengan PPOK, terutama mereka yang merokok dan mungkin belum didiagnosis dengan penyakit itu, mengalami batuk dan produksi lendir berlebih dan menganggapnya sebagai hal yang normal,” kata Irina Petrach, Chief of Pulmonary, Critical Care and Sleep Medicine di National Jewish Health.

Namun, Petrach menegaskan bahwa batuk berlendir bukanlah hal yang normal. Seharusnya batuk tersebut menandakan peringatan bahwa ada sesuatu yang salah pada saluran pernapasan Anda.

PPOK sendiri merupakan penyakit peradangan pada paru-paru yang berlangsung dalam jangka panjang. Jika dibiarkan, PPOK bisa berujung pada penyakit jantung dan kanker paru-paru.

Petrach menyarankan Anda untuk mencatat frekuensi dan periode batuk. Hal ini dilakukan untuk melacak berapa lama berlangsungnya batuk berdahak yang dialami.

Jika batuk berlangsung selama lebih dari beberapa minggu, maka Anda disarankan untuk segera menemui dokter.

Itulah informasi mengenai apakah lendir di paru-paru berbahaya untuk kesehatan. Semoga membantu. (del/asr)

Source: CNN Indonesia

Artikel ini telah tayang di laman CNN Indonesia dengan judul “Jangan Anggap Sepele Lendir Berlebih di Paru-paru, Ini Bahayanya” selengkapnya di sini: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20230210192059-255-911658/jangan-anggap-sepele-lendir-berlebih-di-paru-paru-ini-bahayanya.

 
ISTANA FM

ISTANA FM

Related posts

Newsletter

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.

ban11