Ternate- Istanafm.com. Puluhan Aktivis yang tergabung dalam Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) kembali turun kejalan, tepat didepan Kantor Walikota Ternate, di Jalan Pahlawan Revolusi, Selasa 09/12/2025, guna menyuarakan Kekerasan Seksual yang terjadi di Maluku Utara akhir-akhir ini.
Sutarman Mahmud Koordinator Aksi dalam orasinya menegaskan bahwa, “angka Kekerasan Seksual di Maluku Utara saat ini, sudah berada pada titik kulminasi yang sangat memprihatinkan,” tegas Sutarman dalam orasinya.
Sutarman Mahmud juga menegaskan bahwa, “Korban kekerasan Seksual di Maluku Utara sering mendapat perlakuan yang tidak adil dimata hukum. Sehingga Aktivis PMII meminta agar Polres Ternate segera mempercepat prores pelaku kejahatan Seksual, yang sudah setahun lebih menjadi Buronan Polisi tanpa ada kompromi dengan keluarga pelaku,” tegas Sutarman.
Sutarman juga menyayangkan proses Hukum Tindak Pidana Kekerasan Seksual di Halmahera Selatan, Kabupaten Kepulauan Sula, Kabupaten Pulau Morotai, yang dinilai Aparat Kepolisian lambang dalam Proses penegakan hukum, teriak Sutarman Mahmud.
Aksi tanpa pengawalan dari Aparat Kepolisian itu berjalan aman tanpa ada tindakan anarkis hingga Massa Aksi membubarkan diri. (Jaja On)