Ternate- Istanafm.com. SD Alias Tiba mantan Pegawai pada Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Maluku Utara menggelapkan Anggaran kegiatan, tidak ditindak oleh Sekretaris BPSDM, malah dilindungi hingga dimutasikan ke SMA Negeri 10 Kota Ternate tanpa evaluasi.
Kronologis peristiwa tersebut menurut sumber terpercaya Istanafm.com Sabtu 19/09/2026 menjelaskan bahwa, SD Alias Tina dimutasi tanpa melalui prosedur. Yang bersangkutan dimutasi berdasarkan memo dari atas karena memiliki kedekatan dengan Wagub, ujar sumber.
Lanjut sumber, bahwa SD Alias Tina bukan kapasitasnya sebagai Bendahara pada BPSDM, tetapi diberikan kewenangan untuk mengelola Anggaran kegiatan di lingkup BPSDM tahun 2026. Yang anehnya kata sumber usai kegiatan yang bersangkutan seharusnya membuat laporan!pertanggungjawaban penggunaan Anggaran tersebut, namun tidak pernah digubris hingga dimutasi, kata sumber.
Lanjut sumber, ternyata SD Alias Tina juga mendapat perlakuan khusus dari Wagub dan salah satu oknum Anggota DPRD Provinsi Maluku Utara, maupun Sekretaris BPSDM Malut karena yang bersangkutan adalah orang dekat Wagub, jelas sumber.
Lanjut sumber yang tidak mau identitasnya itu dipublikasikan mengatakan bahwa, berdasarkan amanat daripada UU Nomor. 7 tahun 2026 tentang Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) itu berdasarkan kinerja ASN. Tetapi anehnya SD Alias Tina tidak melaksanakan tugas hingga berbulan-bulan sampai dimutasi ke SMA Negeri 10 Kota Ternate. Tetapi, dianak emaskan oleh petinggi di Kantor Gubernur Maluku Utara, bahkan yang bersangkutan diberi kesempatan untuk mengikuti Uji Kompetensi (UKOM), jelas sumber.
Sementara BPSDM Provinsi Maluku Utara adalah merupakan Role Model dari seluruh OPD yang ada di lingkup Pemerintah Daerah Provinsi Maluku Utara, yang menggunakan logo Berakhlak, dalam setiap kegiatan yang selalu menyampaikan pesan-pesan moral tentang pemberantasan Tindak Pidana Kejahatan Korupsi, tetapi malah membela ASN yang sudah secara nyata terindikasi telah melakukan penggelapan Anggaran kegiatan tanpa pertanggung jawaban, tetapi masih juga dilindungi.
“Pemerintahan ini mau dibawah kemana jika ASN berwatak Korup tetapi masih saja dilindungi,” kesal sumber Istanafm.com. (Jaja On)