Jakarta – istanafm.com. PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) memperpanjang masa pemesanan tiket kapal penumpang menjadi 60 hari sebelum keberangkatan atau H-60. Kebijakan ini berlaku untuk 16 kapal penumpang, termasuk tiga kapal yang melayani rute singgah di Pelabuhan Ternate, Maluku Utara.
Kepala Cabang PT PELNI Ternate, Amin Amrulloh, mengatakan kebijakan tersebut merupakan bagian dari peningkatan pelayanan kepada masyarakat agar lebih leluasa merencanakan perjalanan.
“Tiket kapal yang menyinggahi Pelabuhan Ternate dan sudah bisa dipesan hingga H-60 adalah KM Nggapulu, KM Sangiang, dan KM Sinabung,” kata Amin.
Sekretaris Perusahaan PELNI, Ditto Pappilanda, mengatakan penerapan pemesanan tiket hingga H-60 dilakukan secara bertahap. Tahap pertama dimulai pada 18 September 2026 untuk delapan kapal, kemudian diperluas ke delapan kapal lainnya pada 25 September 2026.
Sebanyak 16 kapal yang menerapkan kebijakan tersebut adalah KM Gunung Dempo, KM Dobonsolo, KM Nggapulu, KM Labobar, KM Sinabung, KM Bukit Siguntang, KM Kelimutu, KM Tatamailau, KM Tilongkabila, KM Awu, KM Bukit Raya, KM Siraimau, KM Binaiya, KM Leuser, KM Sangiang, dan KM Wilis.
Sebelumnya, tiket kapal PELNI dapat dipesan 30 hingga 45 hari sebelum keberangkatan. Dengan perpanjangan masa pemesanan ini, penumpang memiliki waktu lebih panjang untuk menyesuaikan jadwal perjalanan.
PELNI menyediakan pemesanan tiket melalui aplikasi PELNI Mobile, situs resmi perusahaan, dan mitra penjualan resmi. Informasi jadwal kapal, rute, serta ketersediaan tiket juga dapat diperoleh melalui Contact Center 162.
Ditto mengimbau masyarakat membeli tiket melalui kanal resmi untuk memastikan keamanan transaksi dan memperoleh informasi perjalanan yang akurat.
“PELNI terus mengevaluasi proses layanan dengan mempertimbangkan kebutuhan dan pengalaman pelanggan. Setiap pengembangan yang dilakukan diharapkan dapat memberikan kemudahan dan kepastian bagi pelanggan dalam setiap tahapan perjalanan,” ujar Ditto.
PELNI merupakan badan usaha milik negara yang bergerak di bidang jasa pelayaran. Perusahaan ini mengoperasikan kapal penumpang, kapal perintis, kapal rede, kapal tol laut, dan kapal ternak untuk melayani berbagai wilayah Indonesia. (Rifal)