Next Post
[aioseo_breadcrumbs]

Dinkes dan PKK Halsel Bersama KJH Peringati Hari AIDS Sedunia

IMG-20231201-WA0049

LABUHA ISTANA.NEWS РDinas Kesehatan (Dinkes) dan PKK Kabupaten Halmahera Selatan bersama Komunitas Jurnalis Halmahera Selatan (KJH) mengelar kegiatan memperingati hari Acquired Immunodeficiency Syndrome (AIDS) sedunia, Jumat(1/12/2023) di lokasi Zero Poin Labuha.
Dalam akis memperingati Hari Aids itu, pihak Dinkes, PKK dan KJH turun kejalan bagi – bagi poster, air mineral dengan sejumlah pesan – pesan bahaya AIDS serta pita merah sebagai lambang kejamnya virus human immunodeficiency virus (HIV) adalah virus yang merusak sistem kekebalan tubuh dengan menginfeksi dan menghancurkan sel CD4.
Ketua PKK Halsel Rifa’at Al Sa’adah Basam menegaskan, HIV AIDS adalah jenis penyakit berbahaya dan bisa menular pada suatu populasi masyarakat.
” Seseorang yang terinfeksi HIV sangat mudah menularkan virus tersebut kepada orang lain, dan satu-satunya cara untuk menentukan apakah HIV ada di dalam tubuh seseorang adalah melalui tes HIV. Sayangi keluarga kita, mereka adalah sumber kebagian kita, mari jaga keluarga jauhi sek bebas, “ujarnya
Kepala Dinas Kesehatan Halsel Asia Hasjim ditemui di lokasi kegiatan Zero poin mengaku kegiatan tersebut sekaligus mensosialisasikan kepada masyarakat, jika Halsel sedang berperang dengan AIDS, pasalnya, dari tahun ke tahun penderita AIDS meningkatkan tajam,
Dijelaskan, Data 2 tahun terakhir hingga di penghujung 2023 ini tetap masih mendominasi AIDS sehingga kami himbau masyarakat jaga diri jaga keluarga, dari pergaulan bebas dan sejenisnya, terutama bergonta-ganti pasangan.
“Infeksi HIV menyebabkan penurunan dan melemahnya sistem kekebalan tubuh, hal ini menyebabkan tubuh rentan terhadap infeksi penyakit dan berujung kematian. Jika tidak dipedulikan,”tandasnya.
Kedepannya, lanjut Kadis, Pihak Dinkes Halsel akan menyurat ke Pemkab agar sama – sama perangi AIDS melalui pemeriksaan darah atau kesehatan di lingkup Pemkab Halsel, “tegasnya .
Sementara itu, ketua KJH Aisyah Damra Kamarullah mengaku banyak laporan semakin maraknya seks bebas di Halsel. Berdasarkan data, Halsel mengoleksi penderita AIDS tertinggi dari 9 kabupaten di Malut.
Echa sapaan akrabnya ini menegaskan, akan selalu mensuport kegiatan serupa dalam rangka melawan HIV AIDS baik melalui tulisan hingga tindakan sosial lainnya.
Pihaknya bahkan dengan tegas membuka diri untuk instansi manapun yang akan menggelar aksi serupa untuk mengikutsertakan KJH.
“Data kami tahun 2020 ada 180 lebih kasus dan meroket 2023 capai fantastis 300 lebih, baik yang terinfeksi maupun dalam proses pengobatan, kami akan selalu mensuport kegiatan serupa dalam rangka melawan HIV AIDS baik melalui tulisan hingga tindakan sosial lainnya. (byb)

Avatar

istanafm

Related posts

Newsletter

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.

ban11