Next Post

Kasus Sianida Dihentikan, Kasat : CV SSS Distributor Tinggal di Malut

IMG-20240122-WA0068

HALSEL, ISTANA.NEWS – Kasus dugaan penyalahgunaan barang berbahaya berupa temuan 19 Ton Sianida di pelabuhan Babang Bacan Timur beberapa waktu, resmi dihentikan proses penyelidikan oleh Polres Halmahera Selatan (Halsel).
Kasat Reskrim Polres Halsel, Iptu Ray Sobar menjelaskan, penghentian penyelidikan dugaan penyalahgunaan barang berbahaya 19 Ton dilakukan setelah pihaknya melakukan penyelidikan dengan melakukan pemeriksaan puluhan saksi termasuk distributor atau pemilik 19 Ton Sianida yang diamankan saat ini.
“Distributor atau pemilik Sianida yang diamankan telah diperiksa di Jakarta ketika penyidik melakukan pemeriksaan dokumen di Kementerian Perdagangan beberapa waktu lalu dan semua dokumen telah diperiksa dan ternyata semua dokumen sah dan resmi,” papar Ray Sobar yang didampingi oleh Kanit 2 Sat Reskrim Aipda Ikram PS. Senin (22/1/2024).
Ditambahkan, para pihak yang di periksa dalam dugaan penyalahgunaan barang berbahaya tersebut diantaranya pihak dinas Perdagangan Kabupaten Halsel, Dinas PTSP Halsel, Kementerian Perdagangan dan Distributor atau CV Surya Semesta Sakti (SSS), Nikolas.
“Semua dokumen sudah diperiksa hingga ke kementerian Perdagangan dan Distributor sudah dimintai keterangan dan semuanya resmi dan yang bersangkutan adalah distributor resmi di Maluku Utara jadi proses penyelidikan resmi dihentikan karena tidak cukup bukti,” tuturnya.
Ditambahkan, CV Surya Semesta Sakti (SSS) merupakan distributor tunggal di Maluku Utara dan itu resmi karena memiliki surat suratnya lengkap.
Karena sudah resmi dihentikan, lanjit Kasat, untuk itu proses selanjutnya diserahkan ke Pemkab Halsel melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian Halmahera Selatan untuk bersama sama melakukan pengawasan selanjutnya.
“Selanjutnya masalah ini diserahkan ke Dinas Perdagangan dan Perindustrian Halsel untuk bersama sama melakukan pengawasan,” pungkasnya. (byb)

Avatar

istanafm

Related posts

Newsletter

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.

ban11