Next Post
[aioseo_breadcrumbs]

KSOP Pos Pelabuhan Ternate Awasi Ketat Transportasi Laut

IMG-20240302-WA0089

Ternate. Istanafm.news – Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan saat berlayar, Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Pos Pelabuhan Kota, melakukan pengawasan secara ketat bagi Nakoda yang membawa Speed Boat jurusan Ternate Sofifi, maupun Ternate Loleo dan wilayah lain di Provinsi Maluku Utara
Kepala KSOP.Pos Pelabuhan Kota, M. Nur Naipon, Sabtu (02/03/2024) menjelaskan, sesuai edaran Menteri Perhubungan RI Nomor 12 Tahun 2022 yang memuat beberapa poin penting diantaranya, ada Batas waktu operasi Speedboat.
“Jurusan Ternate Sofifi, Ternate Loleo dan wilayah lain di Malut sejak jam 06-00 Wit, hingga pukul 18-30 (jam 6-30 sore) Wit, dan jika ada kondisi darurat maka Nakoda Speedboat dapat diijinkan berlayar diatas waktu yang telah ditentukan, serta memperhatikan hal-hal yang telah ditentukan”ujarnya.
Ada lagi, soal Nakoda Speedboat dilarang keras untuk berlayar tanpa dilengkapi dengan Surat Ijin Berlayar (SIB).
“Setiap calon penumpang yang akan berangkat harus memiliki tiket yang sudah disediakan di Loket Penjualan tiket, sehingga identitas calon penumpang benar-benar terdaftar di Pos Pelabuhan berdasarkan nama pada Kartu Tanda Penduduk (KTP) .
“Jumlah penumpang setiap Speedboat tidak lebih dari 18 orang,”jelasnya.
Ditegaskan, jika ketentuan ini dilanggar oleh para Nakoda maka Speedboat tersebut dibatalkan keberangkatannya
Menurutnya, langkah tegas ini diambil guna menghindari kecelakaan di laut,
Bagi calon penumpang yang akan berangkat melalui Pelabuhan Kota Baru, kata Dia, petugas Pos Pelabuhan bukan hanya mengarahkan calon penumpang dengan menggunakan pengeras suara saja, tetapi Kepala Pos Pelabuhan turun langsung didermaga untuk melihat calon penumpang yang akan berangkat sesuai tiket yang tertera di Pos Pelabuhan.
Ditambahkan pula, jika semua persyaratan telah terpenuhi barulah pihak Pos. Pelabuhan mengeluarkan Surat Ijan Berlayar karena sudah memenuhi syarat, baik jumlah penumpang, barang bawaan maupun masalah tehnis ( Mesin) yang digunakan semua dalam keadaan normal serta ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) juga cukup untuk berlayar hingga tempat tuiuan dengan selamat, “tandas M.Nur Naipon. ( Jaja On). –

Avatar

istanafm

Related posts

Newsletter

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.

ban11