Next Post
[aioseo_breadcrumbs]

Safety Goes to School : Harita Nickel Ajak Siswa SMA Terapkan Budaya K3

IMG-20240126-WA0098

Halsel,Istana.News – Dalam rangka memperingati Bulan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Nasional 2024, Harita Nickel selaku perusahaan Pertambangan dan Industrialisasi Nikel terintegrasi berkelanjutan, melalui salah satu entitas bisnisnya, PT Halmahera Jaya Feronikel, menggelar kegiatan Safety Goes to School yang dilaksanakan di SMA Tunas Muda Desa Kawasi pada Sabtu (20/1/2024).
Lebih dari 60 siswa dari berbagai tingkat mengikuti dua jenis pelatihan K3 yaitu upaya pemadaman kebakaran ringan dan teknik berkendara yang aman.
Khusus untuk kegiatan pertama, perusahaan pertambangan dan hilirisasi terintegrasi ini menerjunkan tiga personel dari Emergency Response Team (ERT) dan lima personel dari Departemen Occupational Health and Safety (OHS) untuk memperagakan upaya pemadaman api menggunakan selimut basah.
“Pelatihan ini kami rancang agar menyenangkan, ibaratnya, kami berbagi pengetahuan dengan adik-adik siswa untuk menjadi tokoh animasi di serial Avatar, yang mampu mengendalikan berbagai elemen bumi, khususnya api, sekaligus kami memberikan pemahaman mengenai elemen kimia yang menjadi unsur api, sehingga kita mampu mengendalikannya,” ujar Hendri Saputro, OHS Supervisor Harita Nickel.
Lebih lanjut Hendri menjelaskan, program edukasi ini bertujuan untuk mengenalkan praktik K3 yang dapat diaplikasikan pada kehidupan sehari-hari, seperti di rumah dan sekolah.
Hal ini sejalan dengan komitmen Harita Nickel terkait K3, yaitu menjaga agar kegiatan operasional perusahaan tetap aman melalui budaya K3, sekaligus membawa dampak sosial yang positif bagi masyarakat.
“Kami percaya generasi muda yang mengikuti program ini adalah agen-agen perubahan yang mampu meneruskan budaya K3 di masa depan, dimulai dari lingkungan terdekat. Kami juga turut membagikan 65 botol minum atau tumbler kepada seluruh siswa dan guru, sebagai bagian dari komitmen kami dalam menurunkan penggunaan plastik sekali pakai,” jelas Hendri.
Tahun ini, bulan K3 Nasional mengusung tema Budayakan K3, Sehat dan Selamat dalam Bekerja, Terjaga Keberlangsungan Usaha.
“Selaras dengan tema tahun ini, Harita Nickel ingin membawa semangat Budaya K3 selangkah lebih maju, yaitu ke masyarakat yang dekat dengan wilayah operasional kami. Kami melihat, perusahaan dan masyarakat berada dalam satu ekosistem ekonomi sosial, yang bergandengan tangan memajukan ekonomi Indonesia, dan Halmahera Selatan pada khususnya,” tutup Hendri.
Mewakili kepala SMA Tunas Muda, Marlon Vergi Kurama menyampaikan apresiasinya kepada Harita Nickel yang terus berkomitmen untuk membangun kapasitas generasi muda Pulau Obi.
“Kegiatan ini sangat penting untuk menambah wawasan para siswa berusia remaja yang mulai diandalkan orang tuanya. Pelatihan ini membuat para siswa mampu memetakan potensi risiko di sekitar rumah dan sekolahnya, juga mengetahui cara pencegahan dan penanganan risiko,” ucap Marlon.
Marlon berharap program edukasi seperti ini dapat dilakukan secara berkelanjutan, sehingga pemahaman siswa akan potensi risiko semakin luas. “Risiko lain seperti bahaya arus listrik dan gempa bumi, akan menjadi topik edukasi menarik lainnya yang dapat diserap oleh para siswa. Semoga ke depan kami dapat terus berkolaborasi dengan Harita Nickel dalam membangun generasi muda yang cerdas melalui pelatihan K3,” tambah Marlon.
Ikra Jouronga, Ketua OSIS SMA Tunas Muda Kawasi menyampaikan materi yang disampaikan oleh tim Harita Nickel sangat bermanfaat.
“Sangat bermanfaat sekali dan mudah dipahami., mudah diterapkan dalam keseharian di rumah dan sekolah,” ujarnya.
Selain Safety Goes to School, dalam rangkaian aksi sosial BK3N kali ini, Harita Nickel juga melakukan Aksi Gerak Sehat dan Bersih Pantai Kawasi serta Sosialisasi dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis.
Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) atau Harita Nickel merupakan bagian dari Harita Group yang mengoperasikan pertambangan dan pemrosesan nikel terintegrasi berkelanjutan di Pulau Obi, Halmahera Selatan, Maluku Utara. Selain IUP Pertambangan, perusahaan sejak 2016 telah memiliki pabrik peleburan (smelter) nikel saprolit dan sejak 2021 juga memiliki fasilitas pengolahan dan pemurnian (refinery) nikel limonit di wilayah operasional yang sama. Kedua fasilitas tersebut hadir untuk mendukung amanat industrialisasi dari pemerintah Indonesia. Harita Nickel menjadi pionir di Indonesia dalam pengolahan dan pemurnian nikel limonit (kadar rendah) dengan teknologi High Pressure Acid Leach (HPAL). Teknologi ini mampu mengolah nikel limonit yang sebelumnya tidak dimanfaatkan, menjadi produk bernilai strategis berupa Mixed Hydroxide Precipitate (MHP). Dengan teknologi yang sama, MHP sebagai intermediate product telah berhasil diolah menjadi produk akhir berupa nikel sulfat dan kobalt sulfat yang merupakan material inti pembuatan katoda sumber energi baru, yaitu baterai kendaraan listrik. (byb/hms)

Avatar

istanafm

Related posts

Newsletter

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.

ban11